Aku Seorang Dokter Spesialis
Semenjak kecil setiap ada yang bertanya apa cita – cita ku pasti aku jawab “jadi dokter” dengan lugu. Berawal dari kebiasaan kemudian menjadi suatu hal yang tertanam di kepalaku “jadi dokter”. SD, SMP, dan SMA aku lalui dengan pemikiran dan paradigma yang sama.
Lulus dari SMA aku dengan penuh percaya diri mengambil progam studi kedokteran di UNSOED. PMDK jalur yang pertama ku coba, tetapi hasil berkata lain. Aku tetap mencoba melalui jalur SPMB dengan motivasi “kedokteran pasti ditangan”, tetapi hasil yang sama kembali kuraih. Pantang menyerah aku kembali mengikuti tes masuk yang ketiga melalui jalur SNMPTN. Perasaanku amat kacau, dan aku sudah putus asa menunggu hasil SNMPTN. Hari pengumuman telah tiba, aku membuka web SNMPTN dan dengan cemas memasukkan namaku. Hasilnya, impianku selama ini tidak terwujud, tetapi satu hal yang membuat hatiku sedikit senang, pilihan keduaku diterima.



